Lagi-Lagi Apple Menguasai Keuntungan di Industri Smartphone

Lagi-Lagi Apple Menguasai Keuntungan di Industri Smartphone
Perusahaan riset Counterpoint belum lama ini mengumumkan data terkait keuntungan yang diperoleh industri handset mobile selama kuartal III ( Q3 ) 2017. Riset ini membuktikan, jika Apple berhasil mendominasi sekitar 60% keuntungan, yang jauh lebih tinggi daripada kompetitornya.

Mengutip laman Softpedia, Apple menguasai 59,8% keuntungan di bisnis handset global periode Q3 2017. Kendati demikian, jumlah kali ini menurun drastis jika dibandingkan periode tahun sebelumnya. Q3 tahun 2016 kemaren, Apple berhasil menguasai keuntungan hingga 85,9%.

Di urutan kedua ditempati oleh Samsung, dengan nilai 25,9%. Selanjutnya, posisi lima besar lainnya dikuasai vendor smartphone asal Tiongkok. Yakni Huawei 4,9%, Oppo 4%, dan Vivo 3,1%. Counterpoint menilai, para manufaktur Tiongkok berhasil mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan.

"Pertumbuhan brand-brand Tiongkok dapat dikatakan berkat usaha keras mereka dalam merampingkan rantai suplai dengan cara meningkatkan kombinasi antara smartphone kelas menengah dengan kelas atas di dalam portofolio mereka," ungkap Tarun Pathak, Counterpoint Associate Director.

Pathak mengungkapkan jika para pemain Tiongkok memiliki strategi khusus dalam memaksimalkan keuntungan, khususnya di segmen premium. "Bahkan pada segmen premium, pemain-pemain semisal Huawei memposisikan model flagship miliknya di bawah penawaran premium Samsung dan Apple. Strategi ini dilakukan untuk bisa menembus pasar premium, dan juga  memaksimalkan keuntungan dan pendapatan," jelas Pathak.

Tidak cukup sampai disitu saja, dominasi Apple masih terus berlanjut hingga keuntungan yang mereka peroleh dari setiap produk terjual. Pihak Apple kira-kira memperoleh keuntungan US$ 150 lebih untuk setiap iPhone yang dijual. Keuntungan tersebut kemungkinan masih terus meningkat, karena penjualan iPhone X selama musim liburan akhir tahun.

"Pemeriksaan saluran di semua pasar utama Apple menunjukkan jika permintaan iPhone X versi 256GB jauh lebih tinggi, hal ini tentunya membuat keuntungan Apple kian besar," ungkap Neil Shah, Research Director Counterpoint. iPhone X adalah seri iPhone termahal dengan banderol harga mulai US$ 999.

Riset yang dilakukan oleh Counterpoint ini mencatat apabila keuntungan per unit iPhone 5 kali lebih tinggi daripada Samsung. Samsung sendiri memperoleh keuntungan per unit sebesar US$ 31. Di sisi lain vendor-vendor Tiongkok seperti Huawei memperoleh keuntungan US$ 51 per unit, Vivo US$ 13, OPPO US$ 14, dan Xiaomi paling kecil, dengan keuntungan per unit US$ 2.

Baca Juga:



0 Response to "Lagi-Lagi Apple Menguasai Keuntungan di Industri Smartphone"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close