Ciri dan Manfaat Demokrasi

Ciri dan Manfaat Demokrasi
Ciri dan Manfaat Demokrasi (Sumber Gambar: Quora)
Manfaat Demokrasi, Dalam kehidupan suatu Negara, demokrasi menjadi sebuah bangunan prinsip yang berperan sebagai pegangan bagi seluruh komponen dalam melangsungkan pemerintahan. Pegangan ini dipercaya mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada sekaligus sebagai penjamin dilaksanakannya undang-undang yang berorientasi pada kepentingan bersama. Ada tiga ciri pemerintahan yang menerapkan sistem demokrasi:

1. Pemilihan umum sebagai proses pembentukan pemerintahan.

Pemerintahan umum sebagai jalan pembentukan suatu pemerintahan merupakan wujud dari prinsip kedaulatan di tangan rakyat. Instrumen ini kini diterapkan hampir disemua Negara seluruh dunia. Kedaulatan dalam Negara ialah kekuasaan lain. Berdasarkan pengertian tersebut maka kedaulatan memiliki sifat asli, tidak tebagi-bagi, mutlak, dan permanen. Kedaulatan bersifat asli karena kekuasaan yang tertinggi itu tidak berasal dari pemberian kekuasaan yang lebih tinggi. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah Negara yang telah memiliki kedaulatan sejak proklamasi  kemerdekaan dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Pada 18 Agustus 1945, para pendiri Negara menempatkan kedaulatan Indonesia berada ditangan rakyat. Hal ini ditegaskan dalam alinea keempat Pembukaan dan UUD 1945 pasal 1 ayat 2. Ditetapkan kedaulatan ditangan rakyat sangat tepat dilaksanakan di Indonesia.

Dengan demikian, pemimpin dan pengelolaan Negara hanya dapat bertindak setelah mendapat mandate dari rakyat dan bertugas mewujudkan apa yang menjadi keinginan rakyat. Jika dikaji lebih dalam ternyata UUD 1945 tidak hanya menempatkan kedaulatan rakyat, tetapi juga mengakui kedaulatan Tuhan dan melaksanakan kedaulatan hukum. Hal ini dapat dicermati dari pembukaan UUD 1945 dan batang tubuhnya. (Lukman, 2009: 134)

2. Kekuasaan Negara dijalankan dengan distributive untuk menghindari penumpukan kekuasaan dalam satu tangan.

Dalam Negara demokrasi semua komponen masyarakat dilibatkan dalam penyelenggaraan Negara. Ubaedillah (2007: 146) mengatakan bahwa salah satu unsur penting tegaknya demokrasi adalah adanya aliansi kelompok strategis. Kelompok ini terdiri dari partai politik, kelompok gerakan, dan kelompok penekanan, termasuk didalamnya lembaga pers yang independen. Seluruh komponen penting ini secara aktif memberi kontribusi sesuai peran dan posisinya masing-masing. Pembagian kekuasaan dalam Negara demokratis mutlak diwujudkan untuk menghindari adanya status quo yang memiliki kewenangan mutlak dari satu pihak atas pihak lainnya. Dalam tataran pemerintahan, pembagian kekuasaan ini diimplementasikan dalam sistem trias politica dengan membagi kekuasaan Negara menjadi tiga kekuasaan politik, yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif.

3. Kontrol rakyat, yaitu relasi kuasa yang berjalan secara simetris, memiliki sambungan yang jelas, dan adanya mekanisme yang memungkinkan kontrol dan keseimbangan terhadap kekuasaan yang dijalankan eksekutif dan legislatif (Ubaedillah, 2007: 148).

Kesadarakan akan perjuangan tegaknya demokrasi di beberapa Negara tidak lepas dari pengalaman pahit dalam sejarah yang secara terang-terangan telah mengorbankan nilai-nilai kemanusiaan yang paling luhur. Demokrasi diyakini akan mampu membawa solusi bagi persoalan-persoalan kemasyarakatan. Beberapa manfaat dari demokasi setidaknya dapat dipetakan dalam poin-poin berikut:
  1. Menjamin terakomodasinya aspirasi seluruh aspirasi seluruh elemen masyarakat dengan prinsip persamaan.
  2. Dapat membangun pemerintahan yang kuat karena ditopang dengan suara rakyat mayoritas yang memiliki supremasi penuh.
  3. Memperkecil gesekan ditengah masyarakat, terutama masyarakat plural seperti di Indonesia.
  4. Terciptanya pemerintahan yang bersih karena pertanggungjawabannya di hadapan rakyat.
  5. Dapat memberi ruang gerak seluas-luasnya pada individu untuk mengembangkan dirinya.

Belum ada Komentar untuk "Ciri dan Manfaat Demokrasi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel