-->

Pemikiran Manusia tentang Ketuhanan - Animisme/Dinamisme, Politeisme, Henoteisme dan Monoteisme (Deisme, Panteisme, dan Eklektisme)

Pemikiran manusia tentang ketuhanan dan penjelasan istilah Animisme/Dinamisme, Politeisme, Henoteisme dan Monoteisme (Deisme, Panteisme, Eklektisme). Adapun penjelasan tentang istilah pemikiran manusia tentang mencari tuhan tersebut diuraikan pada artikel dibawah ini:
Pemikiran Manusia tentang Ketuhanan - Animisme/Dinamisme, Politeisme, Henoteisme dan Monoteisme (Deisme, Panteisme, dan Eklektisme)
a). Animisme/Dinamisme, Politeisme dan Henoteisme

Animisme/Dinamisme, Politeisme dan Henoteisme merupakan merupakan paham pemikiran manusia primitif dalam mengartikan tuhan atau lebih tepatnya mencari tuhan.

Kaum Animisme/Dinamisme, Politeisme, dan Honoteisme menganggap tuhan pada setiap sesuatu yang mereka kagumi atau suatu benda yang paling berjasa pada hidupnya, sehingga konsekuensinya jika banyak benda yang dikaguminya maka akan banyak tuhan yang perlu mereka sembah, ini sangat merepotkan bagi mereka, sehingga akhirnya terciptalah setiap jenis benda yang akan disembah (dijadikan tuhan). akhirnya agar mereka tidak terlalu sibuk dengan terlalu banyak tuhan, maka mereka mengelompokkan sesuatu yang akan mereka sembah menurut jenis bendanya menjadi satu kelompok yang kemudian disebut dewa dan dewi. kemudian mereka menyembah koordinator tuhan tersebut.

b). Monoteisme

Masyarakat modern mulai memahami bahwa tuhan yang layak disembah seharusnya hanya satu yang disebut dengan Tuhan Yang Maha Esa. yang kemudian paham monoteisme tersebut terbagi menjadi 3 bagian yaitu Deisme, Panteisme, dan Eklektisme.

Deisme memiliki arti Tuhan dengan segala kekuasaannya dan menentukan segala Tingkah laku kehidupan di alam semesta atau dalam islam disebut dengan aliran Qadariah.

Panteisme merupakan paham tentang adanya tuhan dalam setiap elemen kehidupan atau disetiap bagian dari alam semesta.

Eklektisme ialah paham yang memposisikan manusia sebagai pembuat rencana dalam kegiatan hidupnya, dan penentuan akhir berhasil atau tidaknya diserahkan kepada Tuhan.

(Referensi: Modul PAI MKDU4221 Edisi 2 Universitas Terbuka)
Artikel ini adalah jawaban dari tugas mata kuliah PAI PGSD, Sehingga masih banyak terdapat kekurangan.

BACA ARTIKEL LAINNYA

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel