-->

Mengapa Banyak Anggapan Bahwa Putra Daerah yang Paling Layak Menjadi Kepala Daerah?

Khususnya dalam pemilihan seorang pemimpin atau Kepala Daerah, hampir di seluruh bagian daerah di Indonesia selalu mengutamakan putra daerah sebagai orang yang dianggap paling layak mewakili masyarakatnya untuk menjadi pemimpin di daerahnya, hal ini bisa dikuatkan dengan beberapa alasan yang masuk akal yaitu:
  1. Kompetensi yang dimiliki oleh putra daerah
  2. Putra Daerah lebih memahami situasi di daerah tersebut
  3. Masih kentalnya sistem kekeluargaan
  4. Lebih menghormati orang yang sudah dikenalnya
Mengapa Banyak Anggapan Bahwa Putra Daerah yang Paling Layak Menjadi Kepala Daerah?
Adapun penjabaran dari 4 poin diatas ialah sebagai berikut:

1. Kompetensi yang dimiliki oleh Putra Daerah

Kompetensi yang dimiliki oleh putra daerah sudah dianggap mampu untuk memimpin daerahnya sendiri bahkan jika dibandingkan dengan orang lain yang dari luar daerah.

2.  Putra Daerah lebih memahami situasi di daerah tersebut

Putra daerah akan lebih memiliki pengalaman dengan situasi dan kondisi didaerahnya tersebut. Dengan lamanya putra daerah tinggal di daerahnya, ia akan menguasai berbagai situasi dan kondisi maupun adat istiadat dan kearifan lokal yang ada di daerahnya sendiri.

3. Masih kentalnya sistem kekeluargaan

Masih kentalnya sistem kekeluargaan, sehingga siapa yang masih keluarga, masih sahabatnya, atau masih dikenalnya, maka putra daerah setempat akan didukung untuk mewakili daerah tersebut dan menjadi pemimpin di dalamnya. 

Masyarakat akan lebih tenang jika dipimping oleh orang yang dikenalnya apalagi mereka sudah mengerti tentang sifat dan karakter dari putra daerah yang akan dijadikannya pemimpin.

Namun dengan catatan, masyarakat tetap akan melihat calon pemimpinnya tersebut memiliki sifat yang baik, karakter yang baik hingga perilaku baik lainnya yang membuat dia layak menjadi seorang pemimpin.

4. Lebih menghormati orang yang sudah dikenalnya

Masyarakat di daerah setempat akan lebih percaya dengan model penyelesaian masalah / konflik di daerahnya jika langsung diatasi oleh mereka yang dihormati dan dikenalnya. penyelesaian masalah tersebut dengan menggunakan pendekatan yang biasa dilakukan di daerah tersebut. misalnya penyelesaian masalah secara kekeluargaan, masalah akan selesai dengan hati yang damai karena sama-sama saling memaafkan dengan mediasi orang yang dihormatinya tanpa ada istilah menang atau kalah dalam masalah tersebut.

Berbeda lagi penyelesaian masalah yang terpaksa harus ditempuh melalui jalur hukum, karena nantinya akan ada pihak yang dimenangkan dan dikalahkan sehingga orang yang merasa kalah akan menyimpan dendam dan suatu saat akan timbul masalah baru dari kekecewaan orang yang kalah.

Makanya kemudian jika membahas tentang putra daerah, disetiap daerah akan muncul istilah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh agama. para tokoh tersebut selalu dihormati dalam berbagai pendapatnya, dan dianggap layak dijadikan pemimpin baik pemimpin secara formal maupun nonformal.

PENUTUP

Demikianlah artikel tentang "Mengapa putra daerah dianggap paling layak untuk menjadi Kepala Daerah?", Ulasan ini merupakan pendapat pribadi penulis sebagai bahan diskusi tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Tentunya dalam artikel ini masih banyak kekurangan dan kesalahan, hal ini karena kurangnya keilmuan yang dimiliki oleh penulis.

(Sumber: Tugas Mata Kuliah PKN PGSD UT)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close