Teknologi LI-FI, Internetan gratis dengan cahaya

Apakah anda pernah membayangkan bahwa kita bisa internetan dengan cahaya? Nah, beberapa saat lagi kita akan menikmati internetan gratis dengan memanfaatkan sinar lampu. atau lebih tepatnya internetan gratis hanya dengan mengarahkan smartphone kepada sinar lampu.
Teknologi LI-FI Internetan gratis dengan cahaya
Teknologi LI-FI
Teknologi Wireless semakin hari semakin banyak kemajuan, seperti temuan terbaru ini bernama LI-FI atau Light Fidelity yang akan menjadi media transfer konten internet terhadap smartphone atau tablet kita.

Tentunya kita akan lebih berhemat biaya dalam berinternetan karena hanya dengan mengarahkan Smartphone terhadap cahaya, maka kita sudah bisa mengakses maupun mengunduh data dalam jumlah yang banyak pada smartphone kita.

Sangat menarik sekali bukan?

PROYEK PENGEMBANGAN TEKNOLOGI LI-FI

Adalah Universitas Edinburgh - Jerman yang telah berhasil mengembangkan teknologi Wireless dengan berbasis cahaya dan hasil penelitian ini kemudian diberi nama LI-FI atau Light Fidelity.

Dan berbagai pihak mulai memprediksi bahwa teknologi ini bakal menjadi pengganti teknologi canggih generasi sebelumnya WI-FI, dimasa yang akan datang.

Teknologi LI-FI ini diciptakan dengan menggunakan tehnologi LED untuk berbagi data dengan penerima dengan memanfaatkan kecepatan cahaya yang tidak bisa dilihat oleh mata manusia.

Proyek penelitian LI-FI ini menggunakan metode canggih Smart Lighting atau memiliki arti Cahaya Pintar sehingga dengan cahaya kita bisa mengirimkan data maupun menerimanya.

LI-FI saat ini masih dalam tahap pengembangan dan diharapkan akan menjadi generasi penerus WI-FI, dengan mengandalkan kecepatan berkali-lipat dari pada WI-FI, misalnya dengan kecepatan satuan GB perdetik.

Kedepannya cahaya tidak hanya akan dikenal sebagai sumber penerangan disaat gelap, namun akan bertambah fungsi menjadi sumber informasi melalui media internet.

BAGAIMANA CARA KERJA TEKNOLOGI LI-FI?

LI-FI adalah teknologi dua arah yang memiliki kecepatan tinggi dengan mengandalkan sumber-sumber cahaya untuk keperluan mengirim dan transfer data.

Hal ini sangat berbeda dengan Tehnologi WI-FI yang saat ini menggunakan gelombang radio untuk mentransmisikan data.

Jelas LI-FI mempunyai kecepatan yang lebih tinggi dari pada WI-FI, perbandingannya adalah jika saat ini tehnologi WI-FI hanya memiliki kecapatan data sebanyak 300 Mbps, maka sangat berbeda dengan LI-FI yang memiliki kecepatan hingga 224.000 Mbps.

Dengan kecepatan yang sangat tinggi ini, dalam 1 detiknya kita bisa membagikan sekitar 5.600 musik atau setara dengan menyalin 28 Juta Kilo Byte data.

APA SAJA KEKURANGAN TEKNOLOGI LI-FI?

Sebagaimana produk teknologi lainnya. LI-FI juga memiliki kekurangan yaitu hanya memiliki ruang terbatas karena cahaya tidak bisa menembus dinding.

Kemudian jarak pengirim dan penerima harus dalam keadaan dekat sehingga koneksi bisa tetap stabil,  hal ini cukup berbeda dengan tehnologi WI-FI yang tetap bisa menembus dinding saat mengirimkan gelombang radio kepada penerima yang dituju.

KESIMPULAN

Capaian tehnologi transmitter saat ini mulai semakin canggih, dan dengan ditemukannya media LI-FI diharapkan dapat menciptakan kenyamanan para pengguna internet.

Saat ini kita bersama-sama menunggu penyempurnaan Teknologi LI-FI yang nantinya sebagai pengganti WI-FI, dan setiap orang dapat menggunakan Tehnologi LI-FI dimanapun berada selama ada cahaya.

0 Response to "Teknologi LI-FI, Internetan gratis dengan cahaya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel